Obor Raksasa Asian Games 2018 Selalu Dinanti Masyarakat - AICE

Gubernur Sumatera Selatan Berfoto bersama Pelari Obor dan Es Krim Obor Terbaru dari Aice
Gubernur Sumatera Selatan terpilih, Alex Noerdin, berfoto bersama para pelari obor sambil menikmati segarnya es krim Obor dari AICE, satu-satunya es krim pilihan Asian Games 2018
aice.co.id – Obor Raksasa Asian Games 2018 Selalu Dinanti Masyarakat – Asian Games 2018 sedang menjadi pusat perhatian besar di Indonesia dan juga dunia International. Pawai obor lintas kota yang selalu menjadi agenda utama perhelatan Asian Games juga tidak luput dari pemberitaan dan masyarakat luas.
Bahkan, warga sekitar juga turut serta membagikan berbagai momen foto dan video pawai obor ini lewat akun media sosial mereka.  Tari-tari tradisional, kehadiran para atlet dan artis, telah menjadi orotan utama dari pawai obor di setiap kota. Dibalik itu semua, ada yang unik di pawai obor Asian Games 2018 ini yang selalu ditunggu masyarakat luas yakni obor raksasa milik Aice Es Krim setinggi 5 meter yang selalu menyemarakkan setiap pawai obor di kota-kota.
Secara umum kita mengenal Obor sebagai simbol pembangkit semangat, dan obor raksasa ini sendiri merupakan simbol yangmewakili semangat, dukungan, dan doa yang besar untuk Asian Games 2018.
Lokasi persinggahan kedua si Obor Raksasa adalah di Pantai Kuta yang terkenal di Bali, obor raksasa Aice dan Hamish Daud langsung menjadi sorotanutama dari kegiatan pawai obor di pulau dewa.  Dan saat ini , obor raksasa Aice telah tiba di kota tertua di Indonesia, Palembang  yang juga merupakan salah satu kota lokasi utama penyelenggaraan Asian Games 2018.
Para atlet dan peserta pawai obor juga snagat konsern dengan kebersihan dengan cara memungut sampah yang ada di setiap keramaian pawai obor. Ini adalah contoh pembelajaran yang sangat bagus.
Sebelumnya  CEO dari perusahaan Aice ini  juga sempat diliput oleh berita saat memungut sampah di Pawai Obor  Bali . Gerakan ini  juga mendapatkan pujian dari Erick Tohir, ketua INASGOC.
“Ya, setiap keramaian pasti akan ada sampah yang berhaburan. Kita sangat mengapresiasi para atlet dan juga peserta pawai obor yang langsung memungut sampah, saat melihat dijalan-jalan. Ini mesti terus ditanamkan dalam diri kita untuk kebersihan lingkungan,” kata Erick Tohir, Senin (6/8/2018).
Kedatangan obor Asian Games di kota Palembang disambut dengan 54 penerjun Paskhas TNI Angkatan Udara ke stadion utama Jakabaring, dan dinyalakan oleh Gubernur Sumatra Selatan, Alex Nourdin.
Obor lalu diserahkan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian, untuk kemudian diteruskan ke pembawa obor lainnya perwakilan artis, atlet, sponsor, dll. Diperkirakan di lokasi pawai obor  ada lebih dari 50.000 es krim obor yang akan didistribusikan ke seluruh masyarakat untuk mendukung Asian Games. Inisiatif yang dilakukan oleh Aice ini juga memenangkan pujian dari Gubernur Sumatera Selatan.
“Setelah PON, SEA Games dan seterusnya, kami sudah siapkan sejak 2014 dan ini jadi kenyataan. Hari ini, saya pegang obor pertama Torch Relay Asian Games 2018. Terima kasih Indonesia. Kita harus tetap semangat dan meraih prestasi setinggi-tingginya,” kata Alex Noerdin.
“Kita mengapresiasi para pendukung acara dan pihak sponsor yang ikut menyemarakkan pawai obor dan juga ikut peduli menjaga kebersihan lingkungan,” tambah Alex Noerdin.
Fokus lain dari pawai obor di kota Palembang ini adalah penampilan obor yang dibawa dengan perahu mengelilingi  sungai Musi dan jembatan Ampera kota, serta penampilan balon obor raksasa AICE setinggi 5 meter.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *